Vihara Samaggi Jaya

Lokasi, Foto, Kejadian, dll
 

Vihara Bodhigiri
Lokasi, Foto, Kejadian, dll

 

Sangha Theravada Indonesia
Organisasi, Berita dan Kalender Kegiatan

                 
 
Tipitaka

Kitab Suci Agama Buddha
 
Naskah Dhamma

Kumpulan Artikel ttg Dhamma dan ajaran Sang Buddha
 
Tanya Jawab

Tanya Jawab ttg Dhamma, Agama Buddha dll
                 
 
Multimedia

Koleksi Foto, Video, Lagu Buddhis
 
Bursa Buddhis

VCD/MP3, Kaset dan Buku tentang Dhamma
 
Event

Jadual Kalendar, Berita dll

Manfaat Patidana dan Fangshen – B. Uttamo

 

Manfaat Patidana dan Fangshen
Oleh Bhikkhu Uttamo

 

 

Posting ini telah dilihat sebanyak :784

Indahnya Kebersamaan

 

Kebersamaan_

 

Indahnya Kebersamaan:
Bhikkhu Pannyavaro Berikan Nasehat Perkawinan
di Gereja

Totok Tejamano | Monday, 1 December 2014 13.20 PM News

Sebuah peristiwa yang memperlihatkan indahnya kebersamaan walaupun berbeda terjadi di kota gudeg Yogyakarta. Peristiwa tersebut terjadi di Gereja Maria Asummta, Sleman, Yogyakarta ketika ada sepasang mempelai yang melangsungkan upacara pemberkatan pernikahan pada hari Sabtu, 29 November 2014.

Upacara pemberkatan nikah berlangsung seperti biasanya, sesuai kebiasaan yang berlaku di gereja Katolik tersebut. Peristiwa yang menarik terjadi pada saat sesi nasehat perkawinan. Yang memberikan nasehat perkawinan bukan pastur tapi justru Bhikkhu Pannyavaro! Seorang bhikkhu senior yang sangat disegani di tanah air.

Bhikkhu Pannyavaro berpesan kepada kedua mempelai untuk saling mengalah dan tidak mementingkan egonya ketika sudah bersatu dalam bahtera perkawinan.

Bagaimana ceritanya kok Bhante Pannyavaro yang memberikan nasehat perkawinan? Apakah salah satu mempelainya beragama Buddha? Baca Selengkapnya…

Posting ini telah dilihat sebanyak :559

Jangan Takut Gagal Sebelum Mencoba

 

 

try_

 

 

Jangan Takut Gagal Sebelum Mencoba

 

Saya, Lenny Yanto, 47 tahun, mengikuti meditasi di Vihara Bodhigiri Balerejo pada tanggal 14-24 September 2014.
Tahun 2009 saya pernah mendaftar untuk mengikuti meditasi, tetapi batal karena ada tugas untuk mengurus keluarga yang sakit.Tahun-tahun berikutnya kadang ingat mau mendaftar tetapi sudah lewat periode latihan disana, karena banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.

Bulan September 2014 saya mengetahui teman saya baru selesai mengikuti meditasi di Balerejo. Saya tanya detil untuk jadwal dll. Kemudian saya mengirimkan email ke Bhante Uttamo, dan mendapat balasan email bahwa tanggal 14-24 September 2014 tersedia tempat untuk saya berlatih disana.Saya sempat mengajak beberapa teman untuk ikut berlatih kesana, tapi semua pada mundur karena “takut dipulangkan oleh Bhante” he he, karena tidak bisa mengikuti peraturan untuk meditasi 15 jam sehari.

Saya hanya punya waktu kurang lebih 10 hari untuk persiapan meditasi. Ada saja hal-hal yang muncul yang mengganggu saya sebagai rintangan untuk pergi kesana. 5 hari sebelum berangkat, lutut kaki saya sakit untuk berjalan naik turun tangga. Kemudian saya pergi suntik ke dokter dan 2 hari sebelum berangkat saya juga ke dokter untuk suntik mengurangi nyeri “frozen shoulder”. Belum lagi sakit jari-jari tangan yang kaku dll. Kalau dituruti maunya badan, pasti saya akan batalkan kepergian untuk berlatih meditasi. Begitu besar godaan untuk segera membatalkan pergi latihan meditasi dengan alasan sakit.Tapi saya tekadkan, selama masih bisa jalan dan duduk, harus tetap berangkat. Masalah disana nanti tidak bisa memenuhi 15 jam, asalkan saya sudah sampai dan sungguh-sungguh berlatih, dan tetap tidak bisa,dipulangkan juga ok saja, lain waktu kalau fisik sudah lebih siap, saya akan datang lagi kesana. Baca Selengkapnya…

Posting ini telah dilihat sebanyak :470

“Kapok Lombok” Bermeditasi di Vihara Bodhigiri

 

 

cabe

 

 

“Kapok Lombok” Bermeditasi
di Vihara Bodhigiri

 

Tahun 2008 adalah tahun yang sangat berkesan bagi saya. Pada tahun itu, saya pertama kalinya sampai di Vihara Bodhigiri, yang saat itu dikenal dengan Panti Semedi Balerejo.

Saya datang dengan tekad, atau lebih tepat disebut nekat. Saya sebelumnya adalah umat Buddha tradisi, dan sama sekali belum pernah belajar bermeditasi. Namun pada satu kesempatan di bulan Maret 2008, saya untuk pertama kalinya datang dan mendengarkan ceramah Bhikkhu Uttamo di Jakarta. Peristiwa itu memberi kesan mendalam bagi saya. Seperti membuka sesuatu dalam diri saya, yang saya yakin seharusnya dapat digali lebih jauh. Sepulang dari talkshow itu, saya bertekad untuk mencari dan belajar lebih banyak dari sosok seorang Bhikhhu Uttamo.

Setelah mencari di internet, akhirnya saya berhasil menemukan keberadaan Beliau, selama masa vassa di Panti Semedi Balerejo. Namun syaratnya cukup berat bagi saya. Bukan hanya letaknya yang jauh dan entah dimana, juga syarat untuk memenuhi target meditasi selama 15 jam setiap hari, sungguh berat bagi seorang yang tidak pernah bermeditasi seperti saya.
Namun karena tekad saya ternyata jauh lebih besar daripada segala kendala yang ada, saya langsung memutuskan berangkat walau seorang diri.
Untungnya, entah bagaimana ternyata saya ada teman tinggal disekitar sana dan akhirnya dia yang mengantarkan saya sampai ke Balerejo. Baca Selengkapnya…

Posting ini telah dilihat sebanyak :770

Tujuan Hidup – B. Uttamo

 

 

 

 

Tujuan Hidup
oleh B. Uttamo

 

 

 

Posting ini telah dilihat sebanyak :930

Beruntung Mendapat Kesempatan Bermeditasi

Meditasi
 

Adalah Suatu Keberuntungan
Mendapatkan Kesempatan Bermeditasi

Meditasi adalah hal yang sangat penting bagi seorang umat Buddha. Saya baru mengetahui hal ini tahun lalu. Meskipun saya menganut Ajaran Buddha sejak kecil, namun pengetahuan saya tentang Dhamma sangatlah sedikit.

Tahun 2013 lalu, saya datang menghadiri ceramah Bhante Uttamo. Di sana saya berkenalan dengan beberapa teman baru yang kemudian mengajak saya untuk rajin ke Vihara. Beberapa diantara teman pernah berlatih meditasi dengan Bhante di Balerejo.

Saya lalu juga ingin berlatih meditasi. Di kesempatan lain saat saya bertemu dengan Bhante lagi, saya menyatakan ingin berlatih meditasi di Balerejo. Bhante lalu menyarankan saya untuk berlatih meditasi di Vihara terdekat terlebih dahulu, karena memang tidaklah mudah untuk seseorang bisa melakukan meditasi dengan waktu yang lama, jika belum pernah berlatih sama sekali. Di Balerejo, Bhante sangat menerapkan disiplin. Selain itu waktu berlatih meditasi minimuum di sana, sangatlah panjang. Jadi saya lalu berlatih meditasi di Vihara, di samping berlatih sendiri di rumah.

Untuk bisa berlatih meditasi di Balerejo, seseorang harus sudah bisa bermeditasi selama 30 menit setiap sesinya. Di awal berlatih di rumah, saya menset alarm selama 15 menit. Saat alarm berbunyi setelah 15 menit, saya sudah merasa kesemutan di kaki. Selama seminggu saya berlatih setiap pagi selama 15 menit. Setelah seminggu, saya merasa sepertinya sanggup jika alarm saya tambah 5 menit menjadi 20 menit setiap sesinya. Begitu terus saya lakukan, setiap satu minggu alarm saya set bertambah 5 menit. Saya berpikir, dengan menambah secara bertahap sedikit demi sedikit, badan terutama kaki saya akan terbiasa secara bertahap pula.

Saatnya tiba di masa vassa Bhante bulan Agustus 2013. Saat itu saya sudah mampu bermeditasi selama 45 menit setiap sesinya. Saya mengikuti satu rombongan dan pergi bersama menuju Vihara Bodhigiri tempat Bhante. Ada perasaan takut juga sesampainya di sana. Seperti yang telah diinformasikan, dan yang saya dengar dari beberapa teman Vihara, tidak tertutup kemungkinan akan dipulangkan jika tidak sanggup atau tidak disiplin. Baca Selengkapnya…

Posting ini telah dilihat sebanyak :807
 Page 1 of 397  1  2  3  4  5 » ...  Last »