Katakan Buddha dengan double D Budha berbeda dengan Buddha Banyak orang menyebut istilah ‘Buddha’ hanya dengan SATU huruf D. Padahal, kata ‘Budha’ dengan SATU D mempunyai makna yang lain. Menurut Wikipedia, Budha (satu D) : 1. Hari Rabu dalam bahasa Sanskerta dan bahasa Bali serta bahasa Jawa Kuna 2. Dalam mitologi Hindu, Budha (Sanskerta: बुध ; […]
Baca selengkapnya...02 Sepuluh Tanya Jawab dengan Bhikkhu Uttamo 22 November 2010 s.d. 28 November 2010 01. Rayno Monday, 22 November 2010 Pencapaian jhana Bhante, saya ingin bertanya tentang apakah benar memang ada kelompok orang yang tidak bisa mencapai jhana apabila dia bukan tihetuka puggala? Saya mendapat informasi ini dari buku ulasan ttg Abhidhamma. Apakah benar jika […]
Baca selengkapnya...Anumodana Dalam bahasa Pāli, kata anumodana berasal dari akar kata ‘mud’ yang berarti ‘berbahagia, senang atau gembira. Kata-kata seperti pamodana, modana, anumodati, pamodati, modati, pamudita, anumudita, mudita dan masih banyak lagi memiliki akar kata yang sama, ‘mud’. Istilah ‘anumodana’ berasal dari awalan ‘anu’ + akar kata ‘mud’ dan akhiran ‘ana’. Awalan ‘anu’ […]
Baca selengkapnya...01 Sepuluh Tanya Jawab dengan Bhikkhu Uttamo 13 November 2010 s.d. 20 November 2010 01. Handoyo Tejasoewita Saturday, 13 November 2010 Meditasi Di saat meditasi saya fokus pernafasan pikiran terasa fokus ke jasmani. Dan pikiran seolah hanya melihat jasmani tanpa ada reaksi apapun seperti diam tanpa reaksi. Mohon petunjuk dari Bhante. Namo Buddhaya. Terima kasih. […]
Baca selengkapnya...Empat Kesunyataan Mulia Ceramah YM Ajahn Chah Sumber : Note Facebook BUC Hari ini saya di undang kepala biara untuk membabarkan ajaran kepada anda, jadi saya minta anda duduk dengan tenang dan memusatkan pikiran. Karena kendala bahasa, kita harus menggunakan seorang penerjemah, tanpa perhatian yang seksama anda mungkin tidak mengerti. Selama saya tinggal di sini […]
Baca selengkapnya...
NALANDA Pendahuluan Di zaman India kuno pendidikan diberikan hanya kepada mereka yang tergolong kasta Brahmana. Keadaan yang dianggap pincang inilah yang menjadi tenaga pendorong utama munculnya agama-agama baru, yaitu agama Buddha dan agama lain. Kedua agama ini menentang otoritas dari kitab suci Veda dan kedua-duanya menentang ketentuan, bahwa hanya orang dari kasta Brahmana saja yang […]
Baca selengkapnya...YUAN CHWANG Yuan Chwang dilahirkan dikota Lo yang pada tahun 602. Ketika berumur delapan tahun ia membuat ayahnya terheran heran karena kepatuhannya kepada tata cara yang dilakukan menurut aajaran Nabi Kong Hu Cu. Diperkirakan, apabila ia besar kelak akan menjadi seorang sastrawan yang termasyur mengikuti jejak dari para leluhurnya. Tetapi contoh yang diberikan kakaknya yang […]
Baca selengkapnya...FA HIEN Ia berjalan dari Cina bagian tengah melintasi gurun Gobi, Hindu Kush kemudian melintasi India Utara dan tiba dan tiba di kota pelabuhan di teluk benggala. Dari tempat ini ia melanjutkan perjalanannya melalui laut ke srilangka untuk selanjutnya kembali ke daratan Cina dengan membawa kitab-kitab Suci Agama Buddha beserta patung-patung dari para Bodhisatva yang […]
Baca selengkapnya...H A R S A Harsa Vardhana adalah seorang penakluk terkenal yang hidup sekitar enam abad setelah Kaniska. Ia telah berperang terus menerus selama tiga puluh enam tahun sebelum berhasil menyatukan seluruh India di bawah satu pemerintahan. Setelah cita – citanya tercapai ia mengabdikan dirinya untuk terjaminnya keamanan, perdamaian dan kemakmuran negaranya. Harsa menjadi penyokong […]
Baca selengkapnya...K A N I S K A Setelah Raja Milinda mangkat, dalam sejarah India terdapat satu nama lain yang mempunyai riwayat dan peranan yang sangat menonjol dalam pengembangan agama Buddha. Ia adalah Kaniska yang telah merampungkan pekerjaan yang dimulai oleh Raja Asoka dan membantu pengembangan agama Buddha ke seluruh benua Asia. Kaniska berasal dari anak […]
Baca selengkapnya...