BUDDHA SIKKHI

Buddha KEDUA yang disebutkan dalam Atanatiya Paritta.

Buddha Sikkhi dikenal dalam tradisi Pali sebagai Buddha ke 20.
Nama ayahnya adalah Arunava dan ibunya adalah Pabhavati. Tempat beliau dilahirkan dinamakan Arunavati. Nama istrinya adalah Sabbakama. Beliau mempunyai seorang putra bernama Atula.

Beliau tinggal di istana-istana Suchanda, Giri dan Vehana selama 7.000 tahun sampai beliau melepaskan kehidupan perumah tangga dengan menunggang seekor gajah. Beliau melakukan latihan keras selama 8 bulan. Tepat sebelum pencerahanNya Beliau menerima nasi susu dari putri Piyadassi-Setthi; dan duduk di tempat duduk yang disediakan oleh Anomadassi. Pohon pencapaian pencerahannya adalah Pundarika (teratai). Beliau menyampaikan kotbah pertamaNya di Taman Migachira dan menunjukkan keajaiban gandaNya di suatu tempat dekat Suriyavati di bawah pohon Champaka. Abhibhu dan Sambhava adalah murid-murid bhikkhu utamaNya; sedangkan Akhila (atau Makhila) dan Paduma adalah murid utama wanitaNya. Pembantu utamaNya adalah Khemankara. Sirivaddha dan Chanda (atau Nanda) adalah pendukung pria utamaNya; dan Chitta dan Sugutta adalah yang utama diantara para pendukung wanita.

Beliau hidup selama 70.000 tahun dan meninggal di Dussarama (Assarama) di Silavati.

Beliau dinamakan “Sikkhi” karena ikat kepalanya (unhisa) seperti sebuah sikkha (kobaran api).

Selama jaman Buddha Sikkhi, Bodhisatva dilahirkan sebagai raja Arindama dan memerintah kerajaan Paribhutta.

Lihat juga pada:
1. Sikkhi Sutta;
2. Samyutta Nikaya III. 9

Posting ini telah dilihat sebanyak :1407

Posting lain yang mungkin perlu Anda baca juga :

  1. Buddha Vipassi
  2. Riwayat Agung Para Buddha jilid 2 (pdf, 4,3 MB)
  3. Riwayat Agung Para Buddha jilid 3 (pdf, 4,1 MB)
  4. Sang Buddha Pelindungku V (pdf, 85 kb)
  5. Riwayat Agung Para Buddha jilid 1 (pdf, 4,5 MB)

Filed under: Artikel dan Kisah LainnyaCerita BuddhisKetika Anak BertanyaNaskah DhammaRiwayat Para BuddhaSang Buddha & Para MuridNya

Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!