Vihara Samaggi Jaya

Lokasi, Foto, Kejadian, dll
 

Vihara Bodhigiri
Lokasi, Foto, Kejadian, dll

 

Sangha Theravada Indonesia
Organisasi, Berita dan Kalender Kegiatan

                 
 
Tipitaka

Kitab Suci Agama Buddha
 
Naskah Dhamma

Kumpulan Artikel ttg Dhamma dan ajaran Sang Buddha
 
Tanya Jawab

Tanya Jawab ttg Dhamma, Agama Buddha dll
                 
 
Multimedia

Koleksi Foto, Video, Lagu Buddhis
 
Bursa Buddhis

VCD/MP3, Kaset dan Buku tentang Dhamma
 
Event

Jadual Kalendar, Berita dll

Menggali Sebuah Impian

Menggali Sebuah Impian

Oleh : Bhikkhu Uttamo

“ATITAM NANVAGAMEYYA,
NAPPATIKANKHE ANAGATAM.
YADATITAMPAHINATAM,
APPATANCA ANAGATAM.”
“Janganlah seseorang menyesali masa lalu,
atau melamun tentang masa mendatang.
Yang lalu sudah lewat,
yang akan datang belumlah tiba.”

Dulu, ketika kita masih kecil, kita sering ditanya oleh orang tua kita, tetangga, teman dan oleh siapa saja yang bertemu dengan kita. Maklum anak kecil, jawabannya tentu sangat polos. Aku mau menjadi guru, aku mau jadi pilot, aku mau jadi presiden, dan lain-lain jawabannya. Apakah cita cita yang dilontarkan pada masa kecil itu akan menjadi kenyataan? Tidak. Tidak semua cita-cita kita bisa tercapai, bahkan cita cita itu terkadang tidak sama dengan kemampuan kita sehingga kandas di tengah jalan.

Seperti halnya yang saya alami sekarang. Dahulu saya tidak mempunyai cita-cita untuk menjadi bhikkhu, namun saat ini saya menjadi seorang bhikkhu. Cita cita hanyalah tinggal cita cita dan hanya menjadi sebuah kenangan.

Masing-masing orang mempunyai kemampuan yang tidak sama, karena pengalaman masa lampaunya yang tidak sama. Baca Selengkapnya…

Posting ini telah dilihat sebanyak :2516

Selesaikan Segala yang Kau Mulai

Bob Willen

Selesaikan Segala yang Kau Mulai

 

Lomba marathon internasional 1986 di New York  diikuti ribuan pelari dari seluruh dunia. Lomba ini berjarak 42 km. mengelilingi kota New York. Jutaan orang  di seluruh dunia menyaksikan acara ini melalui televisi secara langsung.

Ada satu orang peserta yang menjadi pusat perhatian di lomba tersebut, yaitu Bob Willen. Bob seorang veteran perang Vietnam. Ia kehilangan kedua kakinya  karena terkena ranjau saat perang. Untuk berlari, Bob menggunakan kedua tangannya untuk melemparkan badannya kedepan.

Lomba pun dimulai. Ribuan orang mulai berlari secepat mungkin ke garis finish. Wajah mereka menunjukkan semangat yang kuat. Para penonton terus bertepuk tangan mendukung para pelari. 5 km telah berlalu. Beberapa peserta mulai kelelahan, mulai berjalan kaki. 10 km berlalu. Saat ini mulai nampak siapa yang mempersiapkan diri dengan baik, dan siapa yang hanya sekedar ikut untuk iseng-2. Beberapa yang  kelelahan memutuskan untuk berhenti dan naik ke bis panitia.

Sementara hampir seluruh peserta telah berada di kilometer ke-5 hingga ke-10, Bob Willen masih berada di urutan paling belakang, baru saja menyelesaikan kilometernya yang pertama. Bob berhenti sejenak, membuka kedua sarung tangannya yang sudah koyak, menggantinya dengan yang baru, dan kemudian kembali berlari dengan melempar-lemparkan tubuhnya kedepan dengan kedua tangannya. Baca Selengkapnya…

Posting ini telah dilihat sebanyak :2144

Jangan Terlalu Cepat Menilai

 

Jangan Terlalu Cepat Menilai

 

Illustrasi kehidupan yang luar biasa…
Mudah-mudahan sempat dibaca.

Seorang dokter yang sedang bergegas masuk ke dalam ruang operasi…
Ayah dari anak yang akan dioperasi menghampirinya.

“Kenapa lama sekali Anda sampai ke sini? Apa Anda tidak tau, nyawa anak saya terancam jika tidak segera di operasi?”, labrak si ayah.

Dokter itu tersenyum, “Maaf, saya sedang tidak di RS tadi, tapi saya secepatnya ke sini setelah ditelepon pihak RS.”

Lalu ia menuju ruang operasi, setelah beberapa jam ia keluar dengan senyuman di wajahnya. “Syukurlah, keadaan anak Anda kini sudah stabil.” Baca Selengkapnya…

Posting ini telah dilihat sebanyak :2854

Ada Hikmah pada Segala Peristiwa

Ada Hikmah pada Segala Peristiwa

 

Suatu ketika, ada sebuah kapal yang tenggelam diterjang badai.
Semuanya porak poranda. Tak ada awak yang tersisa, kecuali satu orang pria yang berhasil mendapatkan pelampung. Namun, nasib baik belum berpihak pada pria ini. Dia terdampar pada sebuah pulau kecil tak berpenghuni, sendiri, dan tak punya bekal makanan.

Dia terus berharap agar kamma baik berbuah dalam bentuk keselamatan.  Setiap saat, dipandangnya ke penjuru cakrawala, mengharap ada kapal yang datang merapat. Sayang, pulau ini terlalu terpencil. Hampir tak ada kapal yang mau melewatinya.

Lama kemudian, pria ini pun lelah untuk berharap. Lalu, untuk menghangatkan badan, ia membuat perapian, sambil mencari kayu dan pelepah nyiur untuk tempatnya beristirahat. Dibuatnya rumah-rumahan, sekedar tempat untuk melepas lelah. Disusunnya semua nyiur dengan cermat, agar bangunan itu kokoh dan dapat bertahan lama. Baca Selengkapnya…

Posting ini telah dilihat sebanyak :2851

Mukjizat Nyanyian Seorang Kakak

Mukjizat Nyanyian Seorang Kakak

(Kisah Nyata)

 

 

Kisah nyata ini terjadi di sebuah Rumah Sakit di Tennessee , USA.
Seorang ibu muda, Karen namanya, sedang mengandung bayinya yang ke dua.
Sebagaimana layaknya para ibu, Karen memberitahu Michael anaknya pertama yang baru berusia 3 tahun tentang kehadiran adik bayinya.

Michael senang sekali akan punya adik. Kerap kali ia menempelkan telinganya di perut ibunya. Dan karena Michael suka bernyanyi, ia pun sering menyanyi bagi adiknya yang masih di perut ibunya itu.
Nampaknya Michael amat sayang sama adiknya yang belum lahir itu.

Tiba saatnya bagi Karen untuk melahirkan.

Tapi sungguh diluar dugaan, terjadi komplikasi serius. Baru setelah perjuangan berjam-jam adik Michael dilahirkan. Seorang bayi putri yang cantik, sayang kondisinya begitu buruk sehingga dokter yang merawat dengan sedih berterus terang kepada Karen: “Bersiaplah jika sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi.”

Karen dan suaminya berusaha menerima keadaan dengan sabar dan hanya bisa pasrah. Mereka bahkan sudah menyiapkan acara penguburan buat putrinya.
Lain halnya dengan kakaknya, Michael, sejak adiknya dirawat di ICU ia merengek terus! Baca Selengkapnya…

Posting ini telah dilihat sebanyak :3290

Kebersamaan Membuahkan Kebahagiaan

Kebersamaan Membuahkan Kebahagiaan
(Kisah Nyata)

 

Ini adalah sebuah kisah tentang kasih sayang yang begitu besar seorang ayah terhadap anak laki-lakinya yang menderita cacat di otaknya sejak lahir. Terkadang kesulitan menjadikan jalan untuk menunjukkan kemampuan yang sebenarnya. Sebuah penderitaan merupakan jalan untuk menunjukkan cinta yang sesungguhnya. Ungkapan itu semakin lama semakin bisa dipahami. Terlebih saat membaca dan melihat kisah keluarga dari Boston, Amerika Serikat ini.

Memang ada orang yang mengeluh karena kesulitan. Ada banyak juga yang tampil sebagai pribadi yang keras dan pemarah karena beban derita yang besar. Sebagian orang kerap tergoda untuk lebih mudah marah dan gampang membenci saat banyak masalah datang. Namun kisah cinta seorang ayah ini mulai membuka mata setiap orang, bahwa penderitaan adalah sungguh jalan untuk menunjukkan cinta.

Kisah ini bercerita tentang sebuah keluarga yang terus mencintai anaknya dalam penderitaannya. Mungkin Anda pernah mendengar tokoh ini, atau sudah pernah melihat videonya, tidak apa, tapi mungkin ada yang belum pernah mendengar, siapa tahu apa yang saya tulis kembali disini ini dapat berguna sebagai sebuah pelajaran hidup untuk kita semua. Baca Selengkapnya…

Posting ini telah dilihat sebanyak :1947
 Page 3 of 379 « 1  2  3  4  5 » ...  Last »